Nanoscale Research Membuka Jalan untuk Baterai Li-Ion “Generasi Berikutnya”
Baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang ada di mana-mana, memberi daya pada ponsel cerdas, tablet, laptop, dan, semakin banyak, kendaraan listrik. Membuat baterai ini lebih ringan, lebih kecil, lebih murah, dan mampu mengisi daya lebih cepat, semuanya tanpa mengorbankan kinerja, oleh karena itu merupakan tantangan desain utama. Untuk mengatasi masalah ini, para ilmuwan dan insinyur sedang mengembangkan bahan elektroda baru yang dapat menyimpan jumlah lithium yang lebih besar dalam jumlah ruang yang sama. Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Masih Beresiko Tinggi Bagi Anak Salah satu solusi yang menjanjikan adalah penggunaan bahan jenis paduan dalam elektroda negatif baterai, juga dikenal sebagai anoda. Misalnya, satu pon silikon — yang menghasilkan anoda “tipe paduan” — dapat menyimpan kira-kira jumlah lithium yang sama dengan sepuluh pon grafit, yang ditemukan dalam anoda “tipe interkalasi” yang saat ini digunakan dalam ion lithium komersial. baterai....
Comments
Post a Comment